GfG5BUOlGSMpTpM5TUM7Gfr7BA==
Light Dark
Muhammadiyah: "Wahabi-nya Indonesia"?

Muhammadiyah: "Wahabi-nya Indonesia"?

Daftar Isi
×


Sebutan "Wahabi-nya Indonesia" sering disematkan kepada Muhammadiyah, karena kesamaan dalam ajaran pemurnian Islam yang berusaha menghapus praktik yang dianggap bid’ah (inovasi dalam agama), takhayul, dan khurafat. Namun, ada perbedaan mendasar dalam sejarah, metodologi, serta interaksi Muhammadiyah dengan masyarakat dan budaya lokal dibandingkan dengan gerakan Wahabi di Arab Saudi.

1. Sejarah dan Latar Belakang
🔹 Wahabi (Salafi)
- Didirikan oleh Muhammad bin Abdul Wahhab (1703-1792) di Najd, Arab Saudi.  
- Merupakan gerakan reformasi Islam yang beraliansi dengan Klan Saud, sehingga menjadi doktrin resmi Kerajaan Arab Saudi.  
- Fokus utama adalah pemurnian tauhid dengan menolak segala bentuk praktik yang dianggap syirik atau menyimpang dari ajaran Islam murni.  
- Mengikuti pemikiran Ibnu Taimiyyah dan berpegang pada mazhab Hanbali, dengan interpretasi ketat terhadap Al-Qur’an dan Sunnah.

## 🔹 Muhammadiyah
- Didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan pada 1912 di Yogyakarta, Indonesia.  
- Terinspirasi dari gerakan pembaruan Islam di Timur Tengah, seperti pemikiran Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha.  
- Bertujuan untuk memurnikan Islam dari praktik bid'ah serta meningkatkan pendidikan dan kesejahteraan umat.  
- Tidak terikat pada satu mazhab tertentu, tetapi lebih memilih ijtihad berdasarkan dalil yang paling kuat.

2. Kesamaan Muhammadiyah dan Wahabi
Karena sama-sama gerakan pemurnian Islam, Muhammadiyah dan Wahabi memiliki beberapa persamaan, antara lain:

✅ 1. Fokus pada Tauhid dan Pemurnian Ajaran Islam
- Menolak kultus individu, termasuk penghormatan berlebihan terhadap wali dan ulama.  
- Menolak tradisi ziarah kubur untuk mencari berkah (tabarruk).  
- Menentang amalan mistik, seperti ilmu kebal, perdukunan, atau sesajen.  
- Menolak perayaan Maulid Nabi, karena dianggap tidak ada dalam syariat Islam.

✅ 2. Menolak Tarekat dan Tasawuf Berlebihan
- Muhammadiyah dan Wahabi sama-sama menolak tarekat sufi yang dianggap berlebihan dan menjurus ke kesyirikan.  
- Namun, Muhammadiyah masih menerima konsep tasawuf modern, seperti tasawuf sosial (ajaran Buya Hamka).  
- Wahabi lebih tegas dalam menolak tasawuf, karena dianggap menyimpang dari Islam yang murni.

 ✅ 3. Menekankan Pendidikan dan Modernisasi Islam
- Muhammadiyah sangat menekankan pendidikan modern berbasis Islam.  
- Wahabi juga mendukung pendidikan Islam melalui sistem madrasah dan universitas, terutama di Arab Saudi.  
- Keduanya mendirikan banyak sekolah, universitas, dan lembaga dakwah untuk menyebarkan pemikirannya.

 ✅ 4. Menolak Syafaat dan Tawassul kepada Wali
- Muhammadiyah dan Wahabi menolak konsep berdoa kepada wali atau meminta syafaat selain kepada Allah.  
- Dalam pandangan mereka, syafaat hanya diberikan oleh Allah di akhirat.

3. Perbedaan Muhammadiyah dan Wahabi
Meskipun memiliki banyak kesamaan, ada perbedaan fundamental antara Muhammadiyah dan Wahabi:

 ❌ 1. Pendekatan Fiqih
- Muhammadiyah tidak terikat pada mazhab tertentu dan menggunakan ijtihad kontekstual.  
- Wahabi cenderung mengikuti mazhab Hanbali secara ketat dan menolak ijtihad yang dianggap bertentangan dengan pendapat ulama terdahulu.

❌ 2. Sikap terhadap Negara dan Politik
- Muhammadiyah bersifat independen dalam politik dan menerima sistem demokrasi.  
- Wahabi mendukung sistem monarki absolut, seperti di Arab Saudi, di mana ulama Wahabi memiliki hubungan erat dengan kerajaan.

❌ 3. Pendekatan terhadap Budaya Lokal
- Muhammadiyah tetap mempertimbangkan budaya lokal selama tidak bertentangan dengan Islam.  
- Wahabi sangat ketat dalam menolak budaya lokal yang dianggap bid’ah, bahkan termasuk musik dan seni.

❌ 4. Metode Dakwah
- Muhammadiyah lebih moderat dan mengutamakan pendidikan serta dakwah yang bersifat intelektual.  
- Wahabi lebih cenderung ke arah doktrinasi ketat, bahkan dalam beberapa kasus bisa lebih keras dalam menyikapi perbedaan pendapat.

4. Muhammadiyah vs NU dalam Konteks Wahabi
Karena pemikiran Muhammadiyah lebih dekat ke Salafi/Wahabi dalam pemurnian Islam, sering terjadi perbedaan dengan Nahdlatul Ulama (NU), yang lebih mempertahankan tradisi Islam Nusantara. 

 
Perbandingan Muhammadiyah dan NU

Perbandingan Muhammadiyah dan NU

Perbandingan Muhammadiyah NU
Mazhab Tidak terikat, ijtihad bebas Mazhab Syafi’i
Sikap terhadap Bid’ah Menolak tegas Bisa diterima jika positif
Tradisi Keagamaan Tidak ada tahlilan, maulid Tahlilan, maulid dianjurkan
Pendekatan Dakwah Rasional, intelektual Kultural, berbasis pesantren
Kesimpulan: Muhammadiyah Bukan Wahabi
Meskipun sering disebut sebagai "Wahabi-nya Indonesia," Muhammadiyah memiliki karakter yang lebih moderat dan fleksibel dibandingkan dengan Wahabi.  

🔹 Persamaan:  
✔ Menolak bid’ah, kultus individu, dan amalan mistik.  
✔ Menolak tarekat sufi yang dianggap menyimpang.  
✔ Fokus pada pendidikan Islam dan modernisasi.  

🔹 Perbedaan:  
❌ Muhammadiyah tidak terikat pada satu mazhab, Wahabi cenderung Hanbali.  
❌ Muhammadiyah lebih terbuka terhadap budaya lokal, Wahabi lebih ketat.  
❌ Muhammadiyah mendukung demokrasi, Wahabi mendukung monarki Islam.  

Jadi, meskipun Muhammadiyah memiliki kesamaan dengan Wahabi dalam pemurnian ajaran Islam, tetapi pendekatan fiqih, budaya, dan politiknya lebih moderat dan sesuai dengan konteks Indonesia.

0Komentar