GfG5BUOlGSMpTpM5TUM7Gfr7BA==
Light Dark
Metode Dakwah Muhammadiyah

Metode Dakwah Muhammadiyah

Daftar Isi
×


Muhammadiyah adalah organisasi Islam yang memiliki metode dakwah khas, yaitu berbasis ilmu, rasional, modern, dan berorientasi pada amal nyata. Dakwahnya tidak hanya berupa ceramah agama, tetapi juga melalui pendidikan, kesehatan, ekonomi, media, dan aksi sosial. Berikut adalah metode dakwah Muhammadiyah secara lengkap:  

1. Dakwah Bil-Lisan (Melalui Ceramah dan Pengajian)  
Dakwah ini dilakukan secara verbal melalui kajian agama, ceramah, dan pengajian. Muhammadiyah menekankan metode rasional dan akademik dalam berdakwah.  

a. Kajian Ilmiah Berbasis Al-Qur’an dan Hadis  
- Pengajian Muhammadiyah tidak hanya bersifat tradisional tetapi juga berbasis penelitian ilmiah.  
- Menekankan pemurnian Islam dengan menghindari syirik, bid’ah, dan khurafat (SBK).  
- Pembelajaran tafsir Al-Qur’an dan Hadis secara mendalam tanpa banyak takhayul atau mistisisme.  

b. Majelis Tarjih sebagai Panduan Dakwah  
- Muhammadiyah memiliki Majelis Tarjih dan Tajdid, yang berfungsi sebagai lembaga ijtihad untuk menetapkan hukum Islam.  
- Contohnya:  
- Muhammadiyah menggunakan hisab (perhitungan astronomi) dalam menentukan awal Ramadan dan Idul Fitri.  
  - Shalat tarawih 8 rakaat lebih dianjurkan dibandingkan 20 rakaat.  

c. Pengajian di Berbagai Level  
- Pengajian akar rumput: Diadakan di masjid, mushola, dan komunitas Muhammadiyah.  
- Pengajian akademis: Diajarkan di universitas Muhammadiyah dengan pendekatan akademik.  
- Pengajian profesional: Diadakan di kantor-kantor dan lembaga kerja untuk para pegawai.  

2. Dakwah Bil-Haal (Dakwah Melalui Aksi Nyata)  
Muhammadiyah meyakini bahwa dakwah tidak hanya berupa kata-kata tetapi harus melalui tindakan nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat.  

a. Dakwah Melalui Pendidikan  
- Muhammadiyah mendirikan lebih dari 30.000 sekolah dan 172 universitas di Indonesia.  
- Contoh universitas Muhammadiyah:  
  - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)  
  - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)  
  - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)  
- Sekolah Muhammadiyah dikenal dengan pendekatan Islam modern, tanpa sekat antara ilmu agama dan ilmu umum.  

b. Dakwah Melalui Kesehatan  
- Muhammadiyah memiliki rumah sakit, klinik, dan panti asuhan sebagai bentuk dakwah nyata.  
- Contoh rumah sakit Muhammadiyah:  
  - RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta  
  - RS Muhammadiyah Lamongan  
- Pelayanan kesehatan berbasis sosial, bukan hanya profit, tetapi untuk kesejahteraan umat.  

c. Dakwah Melalui Ekonomi  
- Muhammadiyah mengembangkan koperasi, BMT, dan usaha mandiri sebagai bentuk dakwah ekonomi.  
- Lazismu (Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah) menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk pemberdayaan ekonomi umat.  
- Muhammadiyah juga mengembangkan wirausaha berbasis syariah untuk menciptakan kemandirian ekonomi umat.  

3. Dakwah Kultural (Melalui Budaya dan Sosial)  
Muhammadiyah memahami bahwa dakwah harus menyesuaikan dengan budaya lokal, tetapi tetap sesuai dengan nilai Islam.  

a. Adaptasi Budaya Lokal  
- Muhammadiyah tidak anti-budaya, tetapi menyesuaikan budaya agar tetap Islami.  
- Contoh:  
  - Dalam wayang kulit, Muhammadiyah mengubah narasi cerita agar lebih Islami.  
  - Muhammadiyah menolak ritual keagamaan yang tidak ada dalam Islam, seperti tahlilan, yasinan, dan ziarah kubur berlebihan.  

b. Organisasi Sosial Muhammadiyah  
- 'Aisyiyah: Organisasi perempuan Muhammadiyah yang berperan dalam pendidikan dan pemberdayaan wanita.  
- Nasyiatul Aisyiyah: Organisasi pemuda perempuan Muhammadiyah.  
- Pemuda Muhammadiyah: Organisasi kepemudaan Muhammadiyah yang bergerak dalam sosial dan ekonomi.  

4. Dakwah Melalui Teknologi dan Media Digital  
Muhammadiyah memanfaatkan media sebagai alat dakwah modern.  

a. Media Massa Muhammadiyah  
- Majalah Suara Muhammadiyah (sejak 1915) adalah majalah Islam tertua di Indonesia.  
- TV Muhammadiyah (tvMu): Saluran televisi yang menyajikan kajian Islam dan berita umat.  

b. Dakwah di Media Sosial  
- Muhammadiyah aktif berdakwah melalui YouTube, Instagram, Facebook, dan Twitter.  
- Banyak ustaz Muhammadiyah yang aktif berdakwah melalui podcast dan webinar.  

c. Digitalisasi Pendidikan Islam  
- Universitas Muhammadiyah mulai mengembangkan E-Learning untuk memperluas jangkauan dakwahnya.  
- Kajian Islam banyak dilakukan melalui seminar online dan kelas virtual.  

5. Dakwah Tajdid (Pembaharuan Islam)  
Muhammadiyah dikenal sebagai gerakan tajdid (pembaharuan) dalam Islam yang bertujuan untuk memurnikan ajaran Islam dari praktik-praktik yang tidak sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadis.  

a. Penolakan terhadap Bid’ah, Syirik, dan Takhayul  
- Muhammadiyah menolak tradisi-tradisi yang tidak ada dalam ajaran Islam seperti:  
  - Tahlilan dan yasinan untuk orang meninggal.  
  - Kenduri, selamatan, dan ritual yang dianggap tidak memiliki dasar dalam Islam.  

b. Penggunaan Ilmu Pengetahuan dalam Dakwah  
- Muhammadiyah meyakini bahwa agama dan ilmu pengetahuan harus berjalan seiring.  
- Menggunakan pendekatan sains dalam menetapkan hukum Islam, seperti dalam hisab penentuan bulan Islam.  

c. Reformasi Pendidikan Islam  
- Menjadikan pendidikan Islam lebih modern, tidak hanya fokus pada ilmu agama tetapi juga ilmu umum.  
- Menciptakan ulama intelektual yang memahami Islam dengan pendekatan ilmiah.  

Kesimpulan  
Metode dakwah Muhammadiyah sangat luas dan komprehensif, tidak hanya melalui ceramah agama tetapi juga lewat pendidikan, kesehatan, ekonomi, media, dan aksi sosial. Muhammadiyah menekankan pemurnian Islam (tajdid), rasionalitas, serta keseimbangan antara agama dan ilmu pengetahuan.  

Ringkasan Metode Dakwah Muhammadiyah:  
✅ Dakwah Bil-Lisan → Ceramah, kajian Al-Qur’an dan Hadis.  
✅ Dakwah Bil-Haal → Pendidikan, kesehatan, ekonomi.  
✅ Dakwah Kultural → Adaptasi budaya lokal secara Islami.  
✅ Dakwah Digital → Media sosial, TV Muhammadiyah, webinar.  
✅ Dakwah Tajdid → Pemurnian Islam dan reformasi pendidikan.  


0Komentar